Okto
yang sekarang jadi andalan Laskar Antasari, akan bertemu tim yang
pernah membesarkan namanya. Striker Barito bernomor punggung 89 itu
sempat menjadi bintang Persiram di pentas Indonesia Super League (ISL)
2011-2012. Namun kemudian, manajemen klub berjuluk Dewa Laut tersebut
mencoret Okto lantaran membela Timnas Indonesia. Padahal sebelumnya dia
tidak diberi izin."Peristiwa
itu masa lalu buat saya. Saya tidak pernah dendam kepada Persiram,"
kata Okto saat dihubungi Metro Banjar via telepon, Kamis (13/6/2013).
Okto
menyatakan, rasa dendam justru akan membikin masalah buatnya. Sementara
dia sedang fokus membawa Barito ke papan atas klasemen ISL 2012-2013.
"Semua yang terjadi dulu itu pelajaran buat aku," tambah dia.
Okto
menegaskan, sekarang dia kerja buat Barito, sehingga sudah jadi
kewajibannya memberikan yang terbaik. "Semua pemain menginginkan timnya
menang. Aku juga demikian," ucap pemain mungil yang cepat dan lincah
itu.
Ditanya
mengenai Persiram, di mata Okto tim yang dilatih Gomes de Oliviera itu
merupakan kesebelasan yang bagus. "Buat aku, semua tim di ISL punya
keistimewaan. Untuk memenangi pertandingan, kita harus punya semangat
tinggi. Termasuk saat menghadapi Persiram. Aku juga ingin mencetak gol
ke gawang mereka," tekad Okto.
Sekadar
kilas balik, Okto memang nekat kabur dari klub untuk membela timnas
Indonesia yang berlaga di turnamen Al Nakbah di Palestina, pertengahan
2012. Sayang, karena terganjal visa, Okto tertahan di Jordania dan
akhirnya gagal bermain di turnamen tersebut. Meski begitu, gelandang
yang pernah membela Sriwijaya FC itu mendapatkan kesempatan emas untuk
tampil dalam laga uji coba melawan Inter Milan.
"Selesai
lawan Inter, saya pulang pada 4 Juni lalu. Namun, manajer usir saya.
Saya menyesalkan sikap mereka," kata Okto kepada wartawan di kantor
PSSI, Jumat (8/6/2012).
Okto
mengaku sudah tidak ada ikatan lagi dengan klubnya, Persiram.
Menurutnya, usai membela timnas lawan Filipina lalu, dia kembali ke
klub. Namun, oleh manajemen tidak dipedulikan.
"Saya
sudah berusaha untuk kembali ke klub. Tapi, saya tidak ditemui. Ini
artinya saya sudah dipecat dan mulai sekarang saya tidak bersama
Persiram lagi," kata Okto, seperti dirilis PSSI, Minggu (10/6/2012)
Mengenai
hak-haknya sebagai pemain profesional, Okto sudah tak mau memikirkan
lagi. Menurutnya, itu semua sudah dianggap tidak ada lantaran manajemen
klub tidak bersedia diajak berbicara.
sumber: tribunnews.com

0 komentar:
Posting Komentar